Informasi Klub CHELSEA fc

Sabtu, 28 Februari 2009

Lampard Naikkan Chelsea


The Blues harus berjuang keras hingga menit-menit akhir untuk meraih hasil yang mereka dambakan atas Wigan.


Frank Lampard (foto) menjadi penentu kemenangan lewat golnya di menit-menit akhir untuk memastikan kemenangan tuan rumah Chelsea 2-1 atas Wigan.

Chelsea berhasil unggul pada menit ke-25 memanfaatkan kegagalan Emmerson Boyce membuang bola dengan sempurna yang membuat kapten John Terry melepaskan tendangan voli dan membuatnya menjadi bek tersubur sepanjang sejarah Chelsea.

Stamina Chelsea yang menurun di babak kedua berhasil dimanfaatkan Kapo pada menit ke-82 untuk membobol gawang Petr Cech saat memanfaatkan umpan silang Maynor Figueroa di tiang dekat.
Sayangnya, perlawanan Wigan harus berakhir tatkala Lampard bekerja sama dengan Michael Ballack untuk mengangkat posisi the Blues ke peringkat kedua Liga Primer Inggris karena unggul selisih gol atas Liverpool yang kalah 2-0 di Middlesbrough.

Jumat, 27 Februari 2009

Kalou Goda Wenger

Salomon Kalou memang mengkilap bersama Chelsea. Namun, ternyata ia mengagumi sosok Arsene Wenger di kubu Arsenal. Tanda-tanda Kalou hendak menyeberang?

“Wenger bilang dia ingin merekrutku? Sebuah kehormatan, karena dia adalah seorang pelatih yang sangat hebat dan aku tahu setiap pemain di dunia memimpikan bermain untuk dia,” ungkap Kalou seperti dilansir Setanta.

“Aku punya banyak rasa hormat buatnya, dia adalah salah satu pelatih terbaik di dunia, jadi mengapa tidak (pindah ke Arsenal)?” tambahnya.
Bahkan, menurutnya beberapa rekan senegaranya dan sebenua Afrika yang ada di Emirates Stadium mendapat kemajuan yang sangat pesat.

“Saya masih dikontrak Chelsea, tapi tentu saja saya punya banyak teman yang bermain untuk Arsenal seperti Kolo Toure, Emmanuel Eboue dan Emmanuel Adebayor,” papar pria asal Pantai Gading tersebut.

“Di Arsenal mereka mencapai banyak hal besar dan melihat mereka bermain benar-benar indah,” pukasnya.

Kalou Goda Wenger


Salomon Kalou memang mengkilap bersama Chelsea. Namun, ternyata ia mengagumi sosok Arsene Wenger di kubu Arsenal. Tanda-tanda Kalou hendak menyeberang?

“Wenger bilang dia ingin merekrutku? Sebuah kehormatan, karena dia adalah seorang pelatih yang sangat hebat dan aku tahu setiap pemain di dunia memimpikan bermain untuk dia,” ungkap Kalou seperti dilansir Setanta.

“Aku punya banyak rasa hormat buatnya, dia adalah salah satu pelatih terbaik di dunia, jadi mengapa tidak (pindah ke Arsenal)?” tambahnya.
Bahkan, menurutnya beberapa rekan senegaranya dan sebenua Afrika yang ada di Emirates Stadium mendapat kemajuan yang sangat pesat.

“Saya masih dikontrak Chelsea, tapi tentu saja saya punya banyak teman yang bermain untuk Arsenal seperti Kolo Toure, Emmanuel Eboue dan Emmanuel Adebayor,” papar pria asal Pantai Gading tersebut.

“Di Arsenal mereka mencapai banyak hal besar dan melihat mereka bermain benar-benar indah,” pukasnya.

Chelsea Pecundangi Juventus

Didier Drogba membuka peluang Chelsea untuk melaju ke perempat final Liga Champions. Lewat gol tunggalnya, The Blues sukses membungkam Juventus dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stamford Bridge, Kamis (26/2/2009) dinihari WIB.

The Blues langsung menyengat sejak awal laga. Di menit keempat, kiper Juve Gianluigi Buffon harus bersusah payah menahan tendangan Salomon Kalou. Umpan silang Jose Bosingwa di menit ke-8 nyaris saja mengoyak gawang Buffon. Tapi tandukan Didier Drogba yang dikawal ketat pemain Juve masih sedikit luput dari sasaran.

Namun, peluang kedua yang didapat Drogba tak disia-siakannya. Menit 12, umpan terobosan Kalou setelah memanfaatkan bola halauan tanggung dari bek Juve dikontruksi dengan sempurna oleh Drogba menjadi sebuah gol. 1-0 untuk The Blues.
Tertinggal, Juve mulai tersengat. Menit 21, Tiago melepas umpan terobosan kepada Alessandro Del Piero yang menyontek bola ke arah gawang Chelsea. Petr Cech meregangkan tubuh untuk menepisnya ke luar untuk menghasilkan sepak pojok. Aksi Pevel Nedved di empat menit jelang turun minum juga masih mampu diamankan kiper Cech.
Usai turun minum, tensi laga kian memanas. Menit 49, tandukan keras Drogba menyambut umpan silang Bosingwa melebar kendati lajunya deras. Usaha Frank Lampard enam menit kemudian juga tak menuai hasil maksimal.

Cech nyaris membahayakan gawang sendiri di menit 59 setelah salah mengantisipasi bola di udara. Dia lantas bertabrakan dengan Amauri, meski pemain Juve juga tak bisa memanfaatkan blunder Cech.

Di menit 68, Del Piero berhasil menanduk bola hasil umpan silang dari sayap kanan. Namun, lagi-lagi arahnya melebar. Adapun tandukan dari Amauri dua menit kemudian mampu dipatahkan Cech.
Nedved sempat bikin fans tuan rumah menahan napas di menit injury time ketika dia melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Fans Chelsea akhirnya bisa lega karena bola masih melebar dan pertandingan pun berakhir tak lama kemudian.

Chelsea akan gantian bertandang ke Turin, dua pekan mendatang, dan hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan lolos ke babak perempatfinal.

Sabtu, 21 Februari 2009

Ranieri Khawatirkan Efek Hiddink

Claudio Ranieri masih sempat menyaksikan laga Aston Villa-Chelsea untuk membuat analisa


Claudio Ranieri (foto) mengatakan dirinya lebih suka menghadapi Chelsea di bawah asuhan Luiz Felipe Scolari.
"Ketika seorang pelatih pergi, selalu ada keinginan di dalam diri pemain untuk bertarung lebih keras lagi untuk membuktikan kepada pelatih baru bahwa kritik publik adalah salah," ujar Ranieri.

"Saat ini, Chelsea memiliki tempo permainan lain lagi. Kami tahu kami akan menghadapi sebuah tank, salah satu kandidat finalis Liga Champions musim ini. Namun kami datang ke Stamford Bridge untuk


Ranieri tidak bermaksud mengkritik Scolari. Ia mengatakan jika dirinya melatih Chelsea, ia akan lebih
saya untuk memainkan tiga striker," masih menurut Ranieri.

Sebelum Juve menghadapi Palermo, Ranieri menyempatkan diri menyaksikan laga Chelsea melawan Aston Villa. Ia melihat Chelsea di bawah Hiddink lebih banyak memainkan umpan-umpan silang ke kotak penalti, dan selama mungkin menguasai bola.
Ranieri yakin kemenangan atas Palermo di Renzo Barbera telah cukup sebagai bekal menghadapi Chelsea di Stamford Bridge.

Anelka Berikan Hiddink Debut Kemenangan


Gol tunggal Nicolas Anelka mengakhiri rekor 13 partai tak terkalahkan Aston Villa dan memberikan manajer baru Chelsea, Guus Hiddink, debut yang manis.


Satu gol dari Nicolas Anelka cukup memberikan Chelsea poin yang dibutuhkan untuk merebut posisi ketiga klasemen Liga Primer Inggris dari tangan Aston Villa.
Penampilan Chelsea, terutama Frank Lampard dan Didier Drogba, mengingatkan pada era Jose Mourinho beberapa musim lalu. Apalagi, Blues memetik kemenangan dengan angka tipis.

Partai terakhir Mourinho sebagai pelatih Chelsea adalah saat kalah di kandang Villa. Hebatnya, manajer baru Guus Hiddink mampu memberikan kemenangan pertama Chelsea di Villa Park dalam satu dasawarsa terakhir.

Ada komponen yang hilang dari serangan tim tuan rumah saat pertandingan dimulai. Peluang pertama didapat ketika Gabriel Agbonlahor mengancam gawang Petr Cech. Namun, setelah 19 menit berjalan, Chelsea mampu unggul lebih dahulu.
Aksi Lampard membuat perhatian bek Villa terpaku. Bola dengan cepat diumpan kepada Nicolas Anelka, yang menyongsong bola dengan penyelesaian sempurna ke gawang Brad Friedel.

Usai memimpin, Chelsea menguasai permainan dengan meraih setiap jengkal lapangan yang membuat permainan Villa tak berkembang. Didier Drogba, Salomon Kalou, dan Anelka menghadirkan ancaman bagi pertahanan Villa. Peluang Kalou, setelah melakukan umpan satu-dua dengan Drogba, masih dapat diblok Carlos Cuellar. Tendangan pojok yang dihasilkan berbuah peluang sundulan John Terry, tapi Friedel mampu mementahkannya.
Tuan rumah membalas melalui set-piece. Tendangan bebas Ashley Young hanya melayang tipis sesaat sebelum jeda, dan lima menit sebelum jeda umpannya nyaris disambar Curtis Davies.
Pertandingan kian menarik pada babak kedua. Terry hampir menciptakan gol kedua timnya, tapi sundulannya dapat dihalau Stilian Petrov persis di garis gawang.

Kesalahan Alex di dekat kotak penalti Chelsea nyaris dapat dimanfaatkan Agbonlahor. Sayang, tendangan striker muda Inggris ini masih lebih mengarah ke Cech.

Cech kembali bekerja keras ketika harus menghalau tendangan keras Gareth Barry, menyusul sundulan Terry dari lini pertahanannya.

John Carew menambah daya gempur tuan rumah, seiring kesulitan Chelsea untuk tetap tampil dengan penguasaan bola seperti babak pertama. Umpan-umpan tidak berjalan mulus, bola gagal dikuasai berlama-lama. Namun, penguasaan lapangan Villa tidak jua berbuah serangan yang mematikan.

Kedudukan bertahan 1-0 di Villa Park dan Chelsea seperti kembali seperti sedia kala.

Susunan pemain:
Villa Friedel; Cuellar, Davies / Carew (70'), Knight, L.Young; Barry, Petrov, Milner, A.Young; Heskey, Agbonlahor.
Chelsea Cech; Bosingwa, Terry, Alex, Ferreira; Mikel, Ballack, Lampard; Kalou / Deco (54'), Anelka, Drogba / Belletti (90').

Sabtu, 14 Februari 2009

Mourinho Yakin Kembali Ke Chelsea


Seperti diketahui, Jose Mourinho sempat berada di Chelsea sebelum akhirnya didepak pada September 2007. Bersama Chelsea, dia memenangai dua gelar Liga Primer Inggris.
Momen tersebut dinilai 'The Special One' memiliki kesan tersendiri pada manajemen dan fans Chelsea. Hal ini memungkinkan untuk terjadinya reuni di masa mendatang.

"Jika anda menanyakan apakah suatu hari nanti saya akan kembali ke Chelsea, saya akan bilang, ya hal itu mungkin terjadi," ungkapnya seperti dikutip Reuters.

"Saya berpikir demikian karena kami sempat mengalami masa-masa indah dan bersenang-senang bersama. Tapi jika saya berkata suatu hari nanti, saya tidak bisa memastikannya kapan," papar Mourinho lagi.
itu yg dilansir oleh salah satu kabar berita di london dan akan menukangi sesudah karir guus hiddink di akhir musim