Rabu, 28 Januari 2009

Bekuk Boro The BLUES melaju


Sukses mengalahkan Middlesbrough 2-0, Chelsea tidak hanya mengambilalih posisi ketiga klasemen Liga Primer Inggris dari tangan Aston Villa, tapi juga melangkahi Liverpool.

Dua gol Salomon Kalou ke gawang Middlesbrough sukses menempatkan Chelsea di posisi kedua Liga Primer Inggris.

Babak pertama berjalan datar dan minim aksi. Chelsea menguasai pertandingan, tapi tak banyak menciptakan peluang bersih. Peluang terbaik diperoleh sundulan Ashley Cole yang masih menerpa sisi luar tiang gawang Ross Turnbull.

Permainan Chelsea tidak berkembang karena melawan tim yang memainkan sembilan pemain di pertahanan sendiri. Peluang lewat set piece tendangan bebas yang dimiliki Michael Ballack dan Frank Lampard juga gagal membuahkan hasil.

Didier Drogba dimasukkan Luiz Felipe Scolari pada babak kedua dan hasilnya tampak dalam 12 menit, ketika barisan pertahanan Boro gagal menyapubersih tendangan pojok, bola dihantam Kalou dari jarak dekat.
Middlesbrough mencoba menjawab dengan memasukkan Afonso Alves dan Tuncay Sanli untuk menciptakan agresivitas tim.

Tapi, setelah gol penampilan Blues kian meningkat dan Kalou sukses menciptakan gol keduanya pada menit ke-81 sekaligus menggandakan keunggulan tim setelah lompatannya untuk meyambut tendangan pojok Lampard tak tertandingi pemain-pemain Boro.

Meski tampil terorganisir, pasukan Gareth Southgate gagal membukukan poin. Kini, Boro harus mendekam di tiga terbawah klasemen hanya berkat keunggulan selisih gol atas Stoke City dan West Bromwich Albion.
Sedangkan bagi Chelsea, kemenangan ini membuka celah persaingan mereka memperebutkan gelar juara Liga Primer dengan Manchester United -- dan mulai meninggalkan Liverpool di belakang.

Susunan pemain:
Chelsea Cech; Cole, Bosingwa, Terry, Alex; Lampard, Mikel, Ballack; Malouda / Drogba (46'), Kalou / Deco (81'), Anelka / Stoch (88').
Middlesbrough Turnbull; Riggott, Pogatetz, Bates, McMahon; Wheater, O'Neil, Shawki / Sanli (63'), Downing; Johnson, King / Alves (63').

Senin, 26 Januari 2009

Carlo Cudicini merapat ke Spurs


Sebelumnya, negosiasi antara Chelsea dan Tottenham Hotspur menyoal transfer kiper Carlo Cudicini sempat dikabarkan gagal. Akan tetapi, kini telah resmi jika Cudicini hijrah ke White Hart Line dengan bebas transfer.



Kepindahan Cudicini ke Spurs sempat terancam gagal usai pelatih Chelsea Luiz Felipe Scolari menegaskan ingin mempertahankan kiper 35 tahun tersebut setidaknya hingga akhir musim. Manajer berkebangsaan Brasil tersebut menilai jika kontribusi Cudicini masih sangat dibutuhkan di Stamford Bridge.

Namun, Senin (26/1), The Blues menegaskan telah melepas mantan kiper Castel di Sangro tersebut ke Spurs.
“Chelsea bisa mengonfirmasikan bahwa Carlo Cudicini telah bergabung dengan Tottenham Hotspur hari ini dengan status bebas transfer,” demikian bunyi pernyataan dalam situs resmi Chelsea.

Cudicini telah membela Chelsea selama hampir 10 tahun dengan pencapaian caps sebanyak 142 laga. Kini, kiper asal Italia itupun berkostum 13 di Spurs. Hadirnya Cudicini di Spurs diharapkan mengkompetitivkan sektor penjaga gawang supaya penampilan Heirelho Gomes lebih konsisten.

CHELSEA pecundangi IPSWICH


Chelsea Pecundangi Ipswich
Chelsea sukses melaju ke babak perdelapanfinal Piala FA usai membekuk Ipswich Town 3-1, Sabtu (24/1/2009). Adalah Michael Ballack dan Frank Lampard yang menjadi bintang lapangan dalam laga yang digelar di Stamford Bridge tersebut.

Skuad besutan Luiz Felipe Scolari tersebut langsung menekan sejak awal laga. Dua peluang matang dari Ballack dan Jose Bosingwa di menit 13 dan 14 mengawali gelombang serangan The Blues.

Gol yang ditunggu pun akhirnya datang tak lama kemudian. Menit 18, Ballack mengoyak gawang Ipswich usai dengan cemerlang menuntaskan umpan terukur dari Ahsley Cole dari sisi lapangan sebelah kiri.

Unggul, Chelsea tak mengendurkan serangan. Namun, justru hal tersebut menjadi petaka, lantaran terlalu menganggap remeh serangan lapangan.

Alhasil, Ipswich pun mampu mencetak gol penyama kedudukan. Gawang Chelsea koyak usai kiper Petr Cech gagal mengamankan bola crossing dengan sempurna dan justru jatuh ke kaki Alex Bruce yang dengan mudah menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Memasuki babak kedua, gawang Ipswich bagai ‘neraka’. Ya. Skuad The Blues terus saja membombardirnya dengan serangan bertubi-tubi.

Dan akhirnya, gawang Ipswich kembali bobol di menit 59, kembali melalui aksi Ballack. Diawali pelanggaran terhadap Nicolas Anelka di muka kotak penalti, Ballack yang menjadi eksekutor tendangan bebas menunaikan tugasnya dengan sempurna. Bola melengkung hasil tendangannya mengarah ke sisi kiri gawang.

Adapun gol ketiga sekaligus penutup datang dari Lampard. Dari jarak sekitar 33 meter, tendangan bebas dari kaki kanan Lampard menjebol jala Ipswich untuk kali ketiga. Skor 3-1 untuk The Blues pun menjadi pemenang laga ini.Dlam lanjutan piala FA the blues akan melawan WATTFORD