Rabu, 11 Februari 2009

Hiddink Kembali Melatih Ganda


Pelatih baru Chelsea Guus Hiddink siap mengasuh Chelsea tanpa meninggalkan statusnya sebagai pelatih timnas Rusia. Hiddink dulu pernah menjalaninya saat melatih PSV Eindhoven dan juga sekaligus pelatih Australia.
Pelatih Rusia Guus Hiddink akan mengambil alih tugas sebagai pelatih Chelsea hingga akhir musim mulai pekan depan. “Tidak cukup waktu hanya sepekan untuk mempersiapkan tim, tapi ini situasi yang luar biasa, Chelsea memiliki para pemain yang bagus dan mereka akan berada di performa puncak,” katanya.
Hiddink mengatakan dirinya berencana akan melihat pertandingan putaran kelima Piala FA yang dijalani Chelsea lawan Watford pada Sabtu. Sementara itu, Chelsea memastikan pengangkatan Hiddink dalam situs mereka.

“Chelsea senang memastikan Guus Hiddink akan menjadi pelatih sementara hingga akhir musim. Dia bisa bertemu dengan para pemain pekan ini,” kata tulis pernyataan di situs Chelsea.

“Klub senang bisa mengambil kesempatan ini dan berterimakasih kepada Persatuan Sepakbola Rusia atas pengertian dan kerjasamanya,” tambahnya.

Hiddink Menuju Stamford Bridge

Chelsea kemungkinan akan sukses menggaet Guus Hiddink. Peluang membesar usai Federasi Sepakbola Rusia (RFU) mengijinkan The Blues untuk meminang pelatih tim nasional mereka.
“Chelsea FC bisa mengkonfirmasikan pendekatan secara resmi pada RFU, untuk minta izin berbicara dengan Guus Hiddink buat menjadi pelatih sementara klub ini sampai akhir musim, sembari dia melanjutkan perannya sebagai pelatih timnas Rusia,” demikian bunyi pernyataan dalam situs resmi The Blues.

“Permintaan izin itu telah diberikan dan Chelsea berterima kasih pada RFU atas kerja samanya,” tutupnya.

Pelatih berdarah Belanda itu mulai menukangi tim nasional Rusia pasca Piala Dunia 2006. Sukses terbesar Hiddink sejauh ini bersama timnas Rusia adalah menembus babak semifinal EURO 2008.

Abramovich Inginkan Ancelotti

Melalui agennya masing-masing, Roberto Mancini dan Guus Hiddink menyatakan tak tertarik untuk mengisi kursi panas di Stamford Bridge sebagai suksesor Luiz Felipe Scolari. Akan tetapi, sepertinya sang pemilik The Blues Roman Abramvich telah membidik satu nama. Siapa?
Ya, seperti diklaim The Sun, Abramovich diyakini telah menunjuk satu nama yakni manajer AC Milan Carlo Ancelotti sebagai manajer baru yang akan membesut John Terry cs.
Jika benar, maka ini akan menjadi kali kedua bagi The Blues dalam mengajukan lamaran untuk manajer berdarah Italia tersebut. Sebelumnya, pada musim panas lalu, Chelsea sempat meminang Ancelotti untuk menggantikan Avram Grant kendati pada akhirnya mendapat penolakan.
Upaya mendatangkan Carlo ke Stamford Bridge jelas bukan perkara mudah. Hanya izin dari Silvio Berlusconi yang hanya bisa mewujudkan mimpi Roman untuk melihat Ancelotti di Stamford Bridge. Terlebih, saat ini AC Milan masih terpaut jauh dengan Inter Milan yang duduk di singgasana puncak klasemen sementara Liga Italia, sementara kompetisi mendekati akhir.

Namun, yang bikin rumor ini kian panas adalah diyakini telah terjadi kesepakatan awal antara The Blues dengan Ancelotti kendati baru akan pindah ke Stamford Bridge pada akhir musim nanti. Ditambah lagi, merebaknya isu jika Frank Rijkaard akan hijrah ke San Siro demi menggantikan Ancelotti.

Hanya saja, semua berita ini masih mentah, lantaran kubu yang terkait belum menyatakan pernyataan resminya. Terlebih, tersiar kabar, Ancelotti telah menampik rumor jika dirinya akan hengkang dari AC Milan.

Selanjutnya, hanya waktu yang dapat menjawab kabar ini.

Mancini tak berambisi ke Chelsea

Bursa kandidat pelatih anyar Chelsea kian mengkerucut. Setelah Guus Hiddink yang menyatakan keengganannya, kini giliran Roberto Mancini yang mengaku tak berambisi untuk melatih John Terry cs.

Kabar tak berminatnya Mancini ke Stamford Bridge didapat dari agennya Giorgio De Giorgis. Ia mengungkapkan jika Chelsea tak mengontak dirinya jika mereka ingin mendapatkan Mancini.

“Tidak ada yang mengontak kami. Saya menolak kemungkinan Mancini menangani Chelsea,” papar Giorgis.

“Kami sadar Chelsea telah memecat Scolari, tapi mereka seharusnya mengontak kami jika menginginkan Mancini. Tapi, mereka justru mengontak yang lain,” tambahnya.



Pasca pendepakan Scolari, sudah ada tiga kandidat yang mundur dari bursa pelatih The Blues. Mereka adalah, Guus Hiddink, Gianfranco Zola, dan terakhir Mancini.

Pesangon Scolari 7,5 juta pounds

Chelsea harus merogoh kocek cukup dalam demi melancarkan kebijakan pemecatan Luiz Felipe Scolari dari kursi manajer. Ya, klub yang dimiliki Roman Abramovich tersebut harus mengucurkan dana sebesar 7,5 juta pounds untuk pesangon bagi Scolari.

Angka ini sesuai dengan klausul kontrak yang disepakati The Blues saat mendatangkan Scolari pada musim panas tahun lalu. Manajer asal Brasil tersebut hanya menjalani tujuh bulan tugasnya dari tiga tahun masa kontrak bernilai 18,75 juta pounds

Pemecatan ini merupakan buntut dari hasil buruk yang dituai Chelsea dalam beberapa laga terakhirnya. Puncaknya, adalah hasil imbang lawan Hull City di Stamford Bridge pada akhir pekan lalu.

Di akhir laga, suporter Chelsea meneriaki pelatih berusia 60 tahun itu dengan: “Scolari tak tahu apa yang dia lakukan.” Dan akhirnya, The Blues pun mengambil langkah maju demi mendapat perubahan dengan melakukan pemecatan terhadap Scolari.

“Saya minta maaf, waktu saya di sini tak bisa lebih lama,” tutur Scolari seperti yang dilansir The Sun.

Namun, malam harinya, Scolari langsung melancarkan serangan ke jajaran manajemen The Blues. Dia menegaskan dirinya tak diberi waktu yang cukup untuk mengembalikan kebesaran Chelsea.

Agennya, Acaz Felleger menegaskan Chelsea telah ingkar janji dengan tak membeli pemain baru untuk membugarkan tim. Big Phil dipaksa memenangkan trofi dengan pemain-pemain yang sudah melewati usia terbaiknya.

Chelsea pecat Scolari


Kabar mengejutkan datang dari Stamford Bridge. Chelsea telah resmi mendepak Luiz Felipe Scolari dari kursi manajer.

“Luiz Felipe Scolari telah dipecat dari manajer Chelsea dengan efek sesegera mungkin,” papar statemen The Blues dalam situs resminya. “Demi terus menjaga asa mengejar trofi-trofi yang masih bisa kami raih, kami merasa satu-satunya pilihan adalah bikin perubahan.”
Pemecatan ini merupakan puncak dari hasil buruk yang menimpa The Blues di bawah sentuhan pelatih asal Brasil tersebut. Terakhir, mereka ditahan 0-0 di Stamford Bridge oleh klub promosi Premier League Hull City.

“Chelsea mengucapkan banyak terima kasih untuk apa yang telah diberikan Scolari selama menjabat sebagai manajer,” lanjut pernyataan resmi The Blues.

“Felipe sudah membawa banyak hal positif buat klub semenjak dia bergabung dan kami semua merasa sedih bahwa hubungan ini harus berakhir dengan cepat. Sayangnya, hasil dan performa tim tampak memburuk dalam momen kunci musim ini.”
Untuk sementara, kursi manajer Chelsea akan diisi oleh asisten pelatih Ray Wilkins. Namun, The Blues juga mengaku sudah mulai melakukan pencarian manajer sebagai suksesor Scolari.

“Pencarian manajer baru telah dilakukan. Untuk sementara, Asisten Manajer Ray Wilkins akan menangani tim,” pukas pernyataan The Blues